Headline :
Joomla Random Flash Module by DART Creations
Home Berita Pendidikan Disdik Jamin Tak Ada Jual Beli Bangku Kosong

Disdik Jamin Tak Ada Jual Beli Bangku Kosong

E-mail Print PDF

Disdik Jamin Tak Ada Jual Beli Bangku KosongDinas Pendidikan DKI Jakarta akan mengawal ketat pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) khusus SD pada tanggal 12-13 Juli mendatang. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi jual beli bangku kosong oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Apalagi, pada PPDB SD tahap II cukup banyak menyisakan bangku kosong hingga mencapai 29.181 bangku.

Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan SD Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sujadiono, mengakui pada PPDB khusus ini memang rawan terjadinya aksi jual beli bangku kosong oleh oknum-oknum yang mencoba memanfaatkan situasi. Karenanya ia mengimbau pada seluruh kepala sekolah, kepala seksi pendidikan dasar (Dikdas) di kecamatan untuk tidak terjebak pada perbuatan tercela itu. Sebab jika ketahuan melakukan transaksi haram itu akan dikenai sanksi tegas. Namun agar hal itu tidak terjadi, Dinas Pendidikan DKI juga akan menerjunkan tim khusus untuk melakukan pengawasan di lapangan. Bahkan rencananya pada Kamis (8/7) besok, seluruh kepala seksi Dikdas itu akan dikumpulkan untuk diberikan pengarahan soal PPDB khusus.

Sujadiono juga menyebutkan, pada saat pendaftaran nanti, calon siswa SD hanya dibolehkan mendaftar di tiap-tiap seksi Dikdas kecamatan setempat. Pada PPDB khusus ini hanya calon siswa asal DKI Jakarta yang diperbolehkan mendaftar. Sedangkan untuk warga non DKI sudah tidak diperbolehkan lagi. Dalam PPDB khusus ini calon siswa juga tidak diperbolehkan untuk memilih sekolah. Sebab nantinya mereka akan diarahkan oleh masing-masing seksi Dikdas kecamatan untuk mendaftar pada satu sekolah.

“Calon siswa tidak boleh memilih sekolah lagi saat pendaftaran, sebab semuanya akan diarahkan oleh seksi Dikdas. Supaya ada pemerataan bagi sekolah-sekolah yang masih memiliki bangku kosong,” ujar Sujadiono, Rabu (7/7). Ia juga telah melakukan validasi jumlah siswa yang gagal dalam mengikuti PPD tahap II. Jika sebelumnya disebutkan jumlahnya mencapai 29.181 siswa, ternyata setelah divalidasi jumlahnya hanya 26 ribuan siswa. Sehingga dapat dipastikan bahwa 26 ribu siswa itulah yang akan mengikuti PPDB khusus pada pekan depan. Sayangnya ia belum menyebutkan jumlah ril bangku kosong untuk SD saat ini.

Untuk dapat mengikuti PPDB khusus tersebut, calon siswa wajib melengkapi persyaratan seperti pada PPDB sebelumnya. Seperti kartu keluarga (KK) atau keterangan domisili, akta lahir, ijazah TK (jika ada) dalam bentuk asli dan fotokopi. Seluruh berkas asli itu wajib ditunjukkan pada pihak panitia. Sedangkan fotokopinya ditinggal sebagai arsip panitia.

Ia hanya menyebutkan pada tahun ajaran 2010/2011 ini, total kuota yang tersedia untuk bangku SD sebanyak 127 ribu. Namun pada saat PPDB tahap I dan II, total jumlah siswa yang mengikuti pendaftaran baru 105 ribu. Sehingga masih banyak bangku kosong yang tersedia saat ini. “Jumlah bangku kosong ini baru dapat diketahui oleh masyarakat pada hari Jumat (9/7) mendatang. Sengaja kami berikan data tersebut pada saat menjelang PPDB, sebagai upaya untuk menghindari adanya transaksi jual beli bangku kosong,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto menjamin bahwa pada PPDB khusus SD ini tidak akan terjadi praktik jual beli bangku kosong. Sebab pelaksanaannya dilakukan secara online, hanya saja memang tidak real time. Karena itu, ia meminta agar masyarakat tak perlu khawatir dipermainkan oleh pihak panitia. "Saya jamin tidak akan ada kegiatan jual beli bangku kosong," kata Taufik Yudi Mulyanto, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Rabu (7/7).

Taufik menyebutkan, praktik jual beli bangku kosong adalah kegiatan yang sangat dilarang. Sehingga apabila masyarakat menemukan, hendaknya segera melaporkan ke Dinas Pendidikan DKI agar pelakunya dapat dikenakan sanksi berat. Ia berjanji akan menindak tegas siapapun yang nekat melakukan jual beli bangku kosong tersebut. (purwoko)

Sumber : beritajakarta.com

Written by :
Administrator
 
Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 

Komentar Video

Komentar Foto