Sejarah Singkat

Gedung SMK Negeri 20 Jakarta

Tumbuh dan berkembang menjadi lebih besar dan terbaik, merupakan tujuan warga sekolah SMK Negeri 20 yang mulai didirikan pada tahun 1969 oleh Dewan Guru SMEA Negeri 4 Jakarta dengan nama SMEA 4 Filial, dengan kepala Sekolah pertama Drs. Sucahyo. Pada awal pertama berdiri SMEA 4 Filial masih menumpang di gedung sekolah YAPENKA Komplek P dan K Cipete Selatan.

Dalam perkembangan selanjutnya tahun 1970 SMEA 4 Filial ini diresmikan oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI menjadi SMEA Negeri 12 berdasarkan SK Mendikbud No.99/UU U3/1969 tanggal 02 Juni 1969 dengan NSS.No.341016307011.

Kemudian pada tahun 1973 SMEA Negeri 12 pindah ke gedung baru (ex SD Inpres ) yang terletak di jalan Melati 24 Cilandak Barat, Jakarta Selatan yang sekarang ini ditempati. Berdasarkan SK Mendikbud No.036/o/1997 tanggal 7 maret 1997, SMEA Negeri 12 berubah nama menjadi SMK Negeri 20 Jakarta.

Pada awal pertumbuhannya SMK Negeri 20 Jakarta memiliki 2 kelas dan 90 siswa dengan 2 program studi; Program Akuntansi dan Ketatausahaan. Selama kurun waktu 38 tahun pengabdiannya, kini berkembang menjadi 22 kelas dengan 4 kompetensi keahlian, yaitu :

  1. Kompetensi Keahlian Akuntansi
  2. Kompetensi Keahlian Perbankan Syariah
  3. Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran
  4. Kompetensi Keahlian Pemasaran

Selain membuka 4 kompetensi keahlian, SMK Negeri 20 Jakarta selalu mengembangkan program-Program Test Center, kegiatannya antara lain membuka :

  1. Lembaga Pendidikan Ketrampilan (LPK)
  2. English Training & ( ETTC )
  3. Bank Mini Syariah (BMS)
  4. Unit Produksi dan jasa
  5. Koperasi Siswa (KOPSIS)
  6. Koperasi Guru dan Karyawan
  7. Asuransi Syariah Sekolah
  8. Pusat Pelayanan dan Pembinaan Mental Spiritual dan Sosial (PPMS)
  9. Klinik Psykologi